Blogger Widgets ADE COPA GABANA PARFUM PARIS MODE: TANGGAL 25 DESEMBER, NATAL VS PENGAJIAN

Jumat, 30 September 2011

TANGGAL 25 DESEMBER, NATAL VS PENGAJIAN


TANGGAL 25 DESEMBER, NATAL VS PENGAJIAN
Aku berjalan menyusuri kota Malang yang sangat ramai sejak tanggal 23 sampai 25 Desember, terutama pada tanggal 25 Desember 2010 terjadilah sebuah hari yang sangat bersejarah dan dinanti oleh para kaum yang merayakannya, terutama Nasrani. Jalan raya pun macet. Seperti halnya hari besar lainnya, banyak para warga menikmati dengan sambang ke sanak saudaranya dan ada pula yang berlibur. Perayaan Natal pun dapat kita lihat dimana-mana. Apalagi di gereja-gereja yang ada di Malang, baik gereja Kristen Katholik ataupun gereja Kristen Protestan.
Namun, suatu hal yang membuatku terkagum karena tepat di depan gereja Katholik Blimbing, pada malam harinya terdapat sebuah hajatan besar penutupan pengajian Riyadlul Jannah di Masjid Jami’ Sabilillah, Blimbing Malang. Padahal kita mengetahui bahwa kedua acara tersebut sama-sama membawa masa yang sangat banyak, tak hanya ratusan orang, bahkan ribuan orang. Pada saat akan penutupan menjelang bulan suci Ramadhan, jamaah yang hadir pada pengajian yang tepatnya di Rampal, jumlah jamaah mencapai 5000 orang lebih. Saking bangganya, seorang wakil pejabat dari Jakarta membayarkan separo biaya bagi siapa saja yang ingin umroh ke tanah suci.
 Hal tersebut menunjukkan bahwa di Negara kita Indonesia, khususnya di kota Malang, kita dapat melihat suatu contoh kecil yang menunjukkan bahwa kita masih mempunyai rasa persatuan dan kesatuan dimana kita tidak membedakan ras, suku, dan terutama dari contoh di atas adalah agama. Kedua acara tersebut adalah acara yang sangat besar dan dapat menimbulkan sebuah pertikaian jika kedua belah pihak tidak saling menghormati. Itulah poin plus yang membuatku kagum karena tak ada komplain ataupun protes dari kedua belah pihak kaum yang merayakannya.



By: Nissolichah Fentiana, HMJF’s ABR

Tidak ada komentar:

Posting Komentar